Selasa, 23 Desember 2014

Catatan 3 : BARONGAN

Di kampung kami ada sebuah barongan,
tempat itulah favorit buat kami anak-anak kampung,
ya, kami menyebutnya barongan.

Barongan adalah kebun bambu miliknya pak haji,
pak haji sendiri adalah orang yang paling kaya di kampung,
dan bliau satu2nya orang yang telah menunaikan ibadah haji di kampung kami.

kebun barongan pak haji lumayan luas,
karena tanaman bambu itu selalu bergerombol-gerombol (mbarong),
maka kami orang desa menyebutnya barongan.

Senin, 15 Desember 2014

Catatan 2. SONJO

ronibang.blogspot.com
Rumahku sangat sederhana, tidak besar, bahkan bisa dibilang sangat kecil. Dingding terbuat dari anyaman bambu, lantainya langsung tanah, penerangan masih lampu teplok dari minyak tanah, hanya hari2 spesial menggunakan menggunakan yang lebih terang yaitu petromak, misalkan waktu hajatan, atau punya acara2 tertentu.

Setiap hari rumahku tidak pernah sepi dari kunjungan tetangga. Setiap malam selalu ada saja tetangga yang datang, entah 2,3 maupun 4 orang. Istilah bahasa kampung kami adalah “sonjo”
Sonjo artinya kunjung kerumah tetangga untuk sekedar ngobrol2 dengan tetangga, entah kenapa orang2 lebih suka “sonjo” dirumah kami, padahal tidak ada yang istimewa.

Catatan 1 PEMULUNG

 Ketika pulang sekolah kami selalu berlari2, agar segera sampai duluan dirumah, segera kami melepas baju seragam dang anti pakaian kotor, kadang berangkat mencari rumput untuk ternak, kadang mencari rongsokan untuk dijual.rongsokan?iya benar, rongsokan adalah barang2 bekas yang sudah tidak terpakai lagi, tetapi masih bisa dijual untuk di daur ulang, ada plastic, kertas, logam dan macam2 lagi.

Dulu saya mulai menjadi pemulung sekitar kelas 3 SD, karena anak2 disekitar lingkungan saya rata2 sudah menjadi pemulung, sehingga akupun ikut-ikutan seperti mereka.  akan tetapi itu bukan profesi tetap, karena hanya ikut2an saja, hanya sekedar untuk menambah uang jajan.

Minggu, 14 Desember 2014

Catatanku

By : Lagent

ronibang.blogspot.com

ini bukan catatan, tapi sebuah coretan
sambil menikmati mendung yang sangat hitam
merenungkan apa yang telah terjadi selama ini.
ternyata berliku kehidupanku.

sekarang aku baru sadar
betapa banyak dan berliku jalan
baik suka maupun duka
dan saatnya evaluasi diri

episode demi episode
bab demi bab
akan aku coba ungkapkan disini
sekedar berbagi pengalaman yang kualami

inti dari semua ini
saya ingin menulis
menulis dan menulis
walaupu yang membaca cuma saya


Rejeki Yang Tidak Disangka

ronibang.blogspot.com

Kalimat itu pernah aku dengar ketika aku masih tinggal di Lasem Rembang Jawa Tengah, ketika itu aku masih jadi santri ingusan, santri yang masih culun, kalimat itu aku dapat dari seorang Ustad yang sedang ceramah, tetapi beliau mengucapkanya dengan Bahasa Arab “Min Haitsu La Yahtasif”
Di kalangan pesantren, kalimat itu juga sangat familiar, dan sebenarnya semua orang pasti mengalami hal itu. Hanya saja mereka menganggap itu adalah kebetulan biasa. Saya sendiri sering mengalaminya, bahkan ketika udah mentok ada saja rejeki yang tidak disangka tadi datang sesuai dengan kebutuhanya. Dan saya yakin banyak orang yang pernah mengalaminya.

Senin, 01 Desember 2014

Tuhan.. Bahagiakanlah Mereka

Minggu 30 Nopember 2014

Tuhan
Hari ini hatiku berkecamuk
Antara bahagia dan sedih
Akupun ingin menangis.

Tuhan.
Orang yang selama ini mengisi hatiku
Telah mengikrarkan janji suci dengan orang lain
Bukan dengan diriku

Tuhan
Aku bahagia sekali
Karena dia mendapatkan orang yang tepat
Orang yang sesuai dengan harapan keluarga

Tuhan
Aku sedih karena selama ini tidak bisa seperti yang mereka harapkan
Tetapi aku bahagia karena ada orang yang lebih layak untuk menggantikanku
Aku sedih dan bahagia tuhan