Kejadian ini sekitar
tahun 2010an kalo gak salah. Waktu itu motornya Bang Adi habis jatuh di
parkiran atau gimana, sehingga spionya patah, karena gagang spion terbuat dari
aluminium maka untuk menyambung harus mencari tukang las aluminum.
Berdasarkan informasi,
las aluminium adanya di daerah comboran. Sehingga kami berdua capcus dari
daerah Sumbersari menuju comboran, tentunya untuk mencapai comboran harus
melewati alun2 kota Malang, kebetulan yang nyetir di depan aku, SIM jg ada,
STNK oke, Helm SIAP, LAMPU oke, hanya spion yang nggak oke, karena spion
dipegang oleh Bang Adi ditanganya.
Berangkatlah kami
berdua, dengan santainya menuju wilayah comboran, ketika melewati alun2 kota
malang saya sudah melihat ada polisi yang ngliatin, dia berdiri di pos polisi
pojokan, aku dengan santainya melenggang, sambil melirik2 polisi tersebut,
Dan.. dugaanku benar,
aku pasti dikejar, sampai di depat Tren di pinggirkan, akhirnya minggir juga,
ketika dimintai surat2nya aku tunjukan, eh bukanya dilihat malah di bawa,
katanya ke pos,, Okelah, aku ikuti polisi tersebut. Dan ternyata dibawa ke pos
polisi Kasin.
Bang
adi saya suruh jaga motornya di luar, aku yang masuk.dan terjadilah saya di “investigasi”
Polisi
: Kamu tau salahnya apa?
Aku
: nggak ada yang salah pak, surat2
smua jg ada, helem ada,
Polisi
: spionya kamu nggak ada.
Aku
: ada kok pak, la ini… (kebetulan
spion tadi jg aku bawa masuk pos)
Polisi
: kenapa gak dipasang?
Aku
: ini jg lagi jalan mau masang pak,
mau cari tukang las,
Polisi
: tukang las kan banyak, apa tadi jalan
dari sana nggak ada tukang las?
Aku
: ada pak tapi las besi, saya carinya
las aluminium, karena ini aluminium,dan katanya las aluminium adanya di
comboran pak,,,,
Polisi : sudah2 tilang aja
Aku
: oke pak tilang aja wes nggak
papa,mben tak siding
(bilang
tilang tapi kertasnya nggak dikasih2kan, cie cieeee…)
Polisi : oke yang saya tahan STNK apa SIM?
Aku
: SIM aja pak, soalnya STNKnya bukan
atas nama saya
Polisi : ya nggak bisa, harus STNK, kalo yang salah
orangnya baru SIMnya, ini kan motornya yang salah.
Aku : gimana motornya yang salah pak?bukanya
aku yang bawa,
Polisi : kalo orngnya yang salah itu misalkan nggak
pake helem,gak bawa STNK dll
Aku
: Trus kalo yang salah motornya itu
gimana contohnya?
Polisi : nggak ada spion, nggak ada lampu dll ( saya
ketawa, pak polisinya malah mencureng)
Aku : pak kalo misalkan motor saya tadi nggak
ada Ban nya yang salah siapa pak?saya atau motornya?
Polisi : (diem nggak bisa jawab), sudah2 sidang aja,
Aku : dari tadi saya juga minta siding pak,
Dan
akhirnya polisi tersebut nulis2 di surat tilang, tapi giliran tak minta
tandatangan bolpoinya nggak dikasihkan, malah nanya lagi
Polisi
: udah gini aja, kamu bawa uang berapa?
Aku : (dengan jujur) 30ribu pak
Polisi : udah 30rb aja kalo gt
Aku
: ya nggak bisa pak, trus kalo aku
ngelaskan nanti pake apa?udah sidang aja deh
(agak
lama aku di tinggal wira wiri,aku biaran saja,mungkin karena geregetan minta
20rb, eh aku disisain 10 rb. Okelah aku kasih, kasian, mungkin belum makan
siang,
Setelah
selesai menerima uang aku Tanya lagi
Aku : sekarang aku Tanya pak, dimana las
aluminium?
Polisi : Tuh di comboran, dah deket kok, lewat aja
sini lurus,,,
Dengan
terpaksa berangkatlah kami berdua ke comboran, da ke tukang las sesuai yang di
tunjukan polisi, kalo gak salah ongkos lasnya Cuma 5rb mungkin lupa aku, dan
uang kami sisa 5 ribu, heheheh
Saya
Cuma membatin, oalah pak pak, ngomongo ae lek belum sarapan,tau gitu tadi aku
bungkusin nggak usah nilang2,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik Saran