Sumber : Yusuf Mansur
1. At-Tawwabin; Orang-orang yang bertaubat
… Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertaubat dan
menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah [2]: 222)
2. Al-Mutathohirin; Orang-orang yang suka bersuci /menjaga
wudhu
… Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang bertaubat dan
menyukai orang-orang yang mensucikan diri. (QS. Al-Baqarah [2]: 222)
3. Al-Muqsithin; Orang-orang yang adil
… sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang adil. (QS.
Al-Maa’idah [5]: 42)
4. Al-Muttaqin; Orang-orang yang taqwa
… maka sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang
bertakwa. (QS. Al-Imran [3]: 76)
5. Al-Muhsinin; Orang-orang yang suka berbuat kebaikan
(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di
waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
mema’afkan (kesalahan) orang. ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat
kebajikan. (QS. Ali ‘Imran [3]: 134)
6. Al-Mutawakilin; Orang-orang yang bertawakal kepada ALLAH
Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka
bertawakkallah kepada ALLAH. Sesungguhnya ALLAH menyukai orang-orang yang
bertawakkal kepada-NYA. (QS. Ali ‘Imran [3]: 159)
7. As-Shobirin; Orang-orang yang sabar
ALLAH menyukai orang-orang yang sabar. (Ali ‘Imran [3]: 146)
8. Orang-orang yang mengikuti Rasul
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai ALLAH,
ikutilah aku, niscaya ALLAH mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” ALLAH Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Ali ‘Imran [3]: 31)
9. Orang-orang yang berperang di jalan ALLAH.
Sesungguhnya ALLAH menyukai orang yang berperang dijalan-NYA
dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang
tersusun kokoh. (QS. Ash-Shaff [61]: 4)
10. Orang-orang yang tidak suka mengeluarkan kata-kata yang
keji, berpikir mandiri, sabar dan rajin melakukan sholat malam.
Imam al-Baqir as berkata, ”Sesungguhnya ALLAH mencintai
orang yang (apabila) bersenda gurau tidak mengeluarkan kata-kata yang keji,
yang berpikir mandiri, selalu bersabar (apabila) sendirian, dan suka melakukan
shalat malam”
11. Orang-orang yang hatinya senantiasa sedih namun tetap
bersyukur kepada ALLAH subhana wa Ta'ala .
Imam Ali Zainal ‘Abidin as berkata, ”Sesungguhnya ALLAH
mencintai setiap hati yang selalu merasa sedih, dan setiap hamba yang selalu
bersyukur”
12. Orang-orang yang memiliki sifat malu (al-hayya’) dan
santun (al-halim)
Rasulullah saw. bersabda, ”Sesungguhnya ALLAH mencintai
orang yang memiliki sifat malu, orang yang senantiasa santun, orang yang selalu
menjaga kesucian dirinya (‘afif) , dan orang yang enggan berbuat keji
(muta’afiffah)”
13. Orang-orang yang rajin sholat malam, bersedekah, dan
tidak takut mati di jalan ALLAH.
Rasulullah saw bersabda, ”Tiga macam orang yang ALLAH ‘Azza
wa Jalla mencintai mereka yakni mereka yang senantiasa bangun di malam hari
(untuk mengerjakan shalat malam) lalu membaca Kitab ALLAH (Al-Qur’an), mereka
yang senang bersedekah dengan tangan kanannya sambil menyembunyikannya dari
tangan kirinya, dan mereka yang mengalahkan dan mengusir musuhnya dalam perang
sementara kawan-kawannya menyerahkan diri kepada musuh”
14. Orang-orang yang saling mencintai di jalan ALLAH,
bersilaturahiim dan bertawakkal kepada ALLAH.
Di dalam hadits Mi’raj diriwayatkan bahwa ALLAH ‘Azza wa
Jalla telah berfirman, ”Wahai Muhammad! Wajib bagi-KU mencintai orang-orang
yang saling mencintai di jalan-KU, dan wajib bagi-KU mencintai orang-orang yang
saling berkasih sayang di jalan-KU, dan wajib bagi-Ku mencintai orang-orang
yang suka bersilatur-rahim di jalan-Ku, dan wajib bagi-KU mencintai orang-orang
yang senantiasa bertawakkal kepada-KU…”
15. Orang-orang yang mencintai amal yang diwajibkan
kepadanya.
ALLAH Tabaraka Ta’ala berfirman, ”Tiada yang lebih Aku
cintai dari seorang hamba-KU daripada kecintaan sang hamba kepada apa yang
telah Aku wajibkan baginya”
16. Orang-orang yang mampu meredam kemarahannya dengan
santun.
Rasulullah saw bersabda, ”Wajiblah kecintaan ALLAH atas
orang yang marah tetapi ia mampu meredam kemarahannya dengan santun”
17. Orang-orang yang banyak mengingat mati.
Rasulullah saw bersabda, ”Barangsiapa yang banyak mengingat
kematian niscaya ALLAH mencintainya”
18. Orang-orang yang mencintai apa yang dicintai ALLAH dan
Rasul-NYA, dan membenci apa yang dibenci ALLAH dan Rasul-NYA.
Seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw, ”Aku ingin
sekali menjadi orang yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA”. Rasulullah saw pun
berkata, ”Cintailah apa yang dicintai ALLAH dan Rasul-NYA, dan bencilah apa
yang dibenci oleh ALLAH dan Rasul-NYA”
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak,
berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami
senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.
Aamiin ya Rabbal'alamin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik Saran