Minggu, 03 November 2013

RENUNGANKU TENTANG RUMAH TANGGA

Sumber : Bunda Cerdas

Islam sangat mengajari tentang pemaknaan hati yang benar
ummat-nya haruslah mengedepankan kasih sayang kepada sesama
dengan landasan tauhid maka hubungan silaturahmi akan berjalan dengan indahnya
setidaknya implementasi didalam rumah tangga harus terjalin secara bathiniah


artinya semua perilaku Suami-Istri dan anak berada dalam nilai ketaqwaan
suami harus berperan sebagai Imam yang membimbing Ma’mum-nya kedalam keimanan
istri harus berlaku setia terhadap Imam-nya sebagai ketaatannya terhadap Allah Ta'ala

itulah manifestasi akhlak dalam membentuk manusia yang Ihsan

Persoalan rumah tangga janganlah dikaitkan dengan kebutuhan lahiriah saja
tapi harus lebih kepada penguatan bathiniah kepada Sang Khalik
karena tali hubungan ini bisa menjadi kelanggengan dalam hidup berumah tangga

seorang suami bukanlah seorang pengajar
seorang istri juga bukanlah seorang murid yang bandel
seorang suami haruslah menjadi teladan dalam hal Iman dan Taqwa
maka seorang istri akan menjadi pengikutnya yang harus menguatkan keduanya

Rumah tangga janganlah dinilai dari konteks Duniawi
karena akan terjadi kesimpang siuran peranan dan tanggung jawab masing2 pihak
rumah tangga harus dijadikan biduk bahtera kedamaian hati
para penghuninya harus memiliki ilmu kebenaran tentang kewajiban di hadapan Allah Swt
sehingga perjalanan rumah tangga pasti akan dianugerahi Rahmat-NYA

Esensi rumah tangga tidak terletak kepada persoalan ekonomi
tapi lebih kepada tanggung jawabnya terhadap peranan yang benar di hadapan Allah Ta'ala
sehingga seorang suami janganlah mengajarkan kesenangan Duniawi
tapi lebih mencontohkan rasa syukur secara mendalam
demikian itu adalah makna Islam, Iman dan Ikhsan

karena ALLAH, maka perbuatannya harus melahirkan kendahan sikap ukhrowi
demikian pula terhadap anak …
janganlah diajarkan kesenangan Duniawi
tapi anak harus diajarkan kepada pemahaman tanggung jawab di hadapan Allah Ta'ala
maka ajarilah anak itu dengan perbuatan Iman dan Taqwa
agar mereka tidak terjebak kepada fatomorgana Dunia yang menyesatkan

Tugas orang tua adalah menjadikan ke-sholehan anak2nya
itulah tanggung jawab kita kelak di hadapan Allah Swt
maka dari itu marilah kita bimbing kehidupan anak2 kita dalam aqidah yang benar
seperti halnya mengurangi aktivitas yang tidak ada dalam kaidah Islam itu sendiri
seperti halnya perayaan tahun baru, perayaan valentine-days dsb
bahkan batasi juga sampai kehidupan diskotik atau hiburan malam jangan sampai digemari mereka
anak harus tetap berada dalam jalur ke-sholehan
itulah peranan orang tua terhadap anak2 sebagai titipan dari Allah Ta'ala

Marilah kita mulai merujuk kepada Al-Quran dan Hadist secara kaffah
karena kedua Risalah tadi harus tetap dijaga sampai akhir jaman
marilah kita bangkitkan kehidupan Islami secara benar
jangan sampai rusak terkoyak oleh ke-mudharatan jaman
bangunlah akhlak anak2 kita dalam kemurnian aqidah
biar Islam tak akan habis oleh ke-bathil-an Dunia
inilah tanggung jawab kita dalam menjaga Al-Quran dan Hadist
sebagai Ummat-NYA yang setia dan taat terhadap Sang Khalik
semoga kita mau melakukan yang terbaik untuk ALLAH Ta'ala
dan menjadi pengikut Muhammad yang setia..


Aamin Ya Rabbal Alamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik Saran