Marah adalah reaksi
reflek yang ditimbulkan akibat perasaan yang tidak disukai, kecewa dll. Tahukah
kalian apa efek dari kemarahan kita tersebut? Berikut yang ditulis dan dihimpun
dari berbagai sumber.
Jika kita MARAH selama 5 menit saja, maka sistem imunitas
(kekebalan) tubuh kita akan depresi selama 6 jam.
Dan jika kita DENDAM,
menyimpan kepahitan, maka imunitas tubuh kita akan mudah mati. Lalu dari
situlah bermula segala awal penyakit, STRESS, kolesterol tinggi, Jantung,
Rheumatik, arthritis, Sroke / pendarahan / penyumbatan pembuluh darah
Kemudian jika kita
sering membiarkan pikiran kita STRESS, maka kita pun akan sering mengalami
GANGGUAN PENCERNAAN
Perasaan KHAWATIR
berlebihan pun bisa mengakibatkan kita NYERI PUNGGUNG
Jika mudah TERSINGGUNG,
maka kita akan cenderung terkena penyakin INSOMNIA (susah tidur)
Jika sering mengalami
KEBINGUNGAN, maka besar kemungkinan mudah terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG
BAGIAN BAWAH
Jika sering membiarkan
diri kita merasa TAKUT BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena sakit ginjal
Jika suka suudzon,
NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit
mencerna)
Jika mudah EMOSI dan
cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentang terhadap penyakit HEPATITIS.
Jika kita sering APATIS
(tidak pernah perduli) terhadap lingkungan, maka kita berpotensi mengalami
PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH
Jika sering TERLALU
MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit
DIABETES
Jika kita sering
KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (memori dan kontrol
fungsi tubuh berkurang)
Jika sering bersedih
dan merasa terlalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit Leukimia
(Kanker Darah Putih)
Mari kita bersyukur
atas segala perkara yang telah terjadi, karena dengan bersyukur, maka hati ini
menjadi GEMBIRA dan menimbulkan energi POSITIF dalam tubuh kita untuk mengusir
segala penyakit-penyakit tersebut diatas
QS.3 Ali 'Imran:119
,,,Katakanlah: "Matilah kamu karena kemarahanmu itu"...
Orang marah cepat tua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Kritik Saran